Kambing dorper adalah domba yang membuahkan daging melimpah. Banyak yang melacak jenis domba ini baik untuk budidaya ternak kambing, sebab ia berpotensi membuahkan keuntungan. Kambing / domba dorper berusia 7 bulan lebih-lebih punyai berat sekitar 40 kg.

Untuk mengerti lebih lengkap perihal spesifikasi yang dimiliki kambing / domba dorper kamu bisa menghubungi kami. Permintaan pasar terhadap domba konsisten meningkat terlebih untuk kebutuhan pasar domestik layaknya pemotongan harian untuk pedagang sate, kurban dan aqiqah. Selain itu adanya permohonan pasar luar negeri yang jadi terbuka dan meningkat termasuk jadi suatu kesempatan pengembangan. Besarnya permohonan Dorper Betina dan kesempatan pasar baik secara domestik maupun luar negeri ini belum bisa direspon bersama baik sebab keterbatasan produksi domba siap potong dan bakalan domba untuk budidaya. Keterbatasan bakalan domba potong berikut sebab belum berjalannya aktivitas pembibitan dan pembiakan di peternak (sektor hulu). Hal berikut kudu langsung ditangani bersama merawat ketersediaan bibit domba sehingga terjadi kesinambungan usaha berasal dari sektor hulu hingga ke Hilir.

Indonesia punyai banyak rumpun domba lokal yang berkualitas layaknya Domba Garut, Domba Ekor Gemuk, Domba Ekor Tipis dan lain lain. Namun demikian, ketersediaan bibit domba lokal berikut masih belum memadai menambah produksi dan produktivitas domba di dalam rangka pemenuhan permohonan pasar domestik dan luar negeri. Berdasarkan keterbatasan berikut maka tersedia usaha memasukkan atau mengitroduksikan domba Dorper yang merupakan domba jenis pedaging bersama tingkat produktivitas dan energi adaptasi yang tinggi.

Saat ini informasi perihal pertumbuhan domba Dorper di Indonesia terlampau terbatas dan sulit diperoleh. Hal ini sebab masih sekurang-kurangnya laporan dan penelitian perihal karakteristik dan pola pertumbuhan domba Dorper di Indonesia, yang pemeliharaannya masih secara tertutup (closed housed). Sementara itu potensinya sebagai domba penghasil daging kala memadai baik. Potensi ini kudu diamati sebagai kesempatan di dalam peningkatan produksi daging domba di Indonesia. Pengembangan dan peningkatan produktivitas ternak domba inipun nantinya tidak bakal terlepas berasal dari penyediaan bibit jantan maupun betina. Tulisan ini diharapkan bisa memberikan informasi dasar perihal domba Dorper berdasarkan negara asalnya.

Domba Dorper merupakan jenis bangsa komposit yang berasal berasal dari Afrika Selatan hasil berasal dari persilangan Domba Persia berkepala hitam (Black-Headed Persian) bersama Domba Dorset (Dorset Horn). Domba ini merupakan tidak benar satu jenis domba tak bertanduk yang paling subur bersama badan yang panjang, bulat, dan dalam, dan juga perpaduan rambut bulu dan rambut wol tipis dan pendek. Ada dua jenis utama Domba Dorper, yaitu Black Headed Dorper dan White Dorper. Asal-usul genetik berasal dari kedua varian berasal dari breed ini adalah sama, warna yang tidak sama cuma dipilih sebab preferensi kesukaan.

Domba Dorper perlihatkan kebolehan adaptasi yang luar biasa, ketangguhan fisik, tingkat reproduksi dan pertumbuhan dan juga kebolehan mengasuh anak yang tinggi. Bobot hidup sekitar 36 kg bisa dicapai oleh domba ini terhadap umur 3 – 4 bulan, namun untuk jantan dewasa bisa meraih bobot hidup 110 hingga 130 kg, dan domba betina bisa meraih bobot hidup 80 hingga 110 kg. Badan domba ini punyai karakteristik dalam, lebar, panjang, dan padat berisi. Karakteristik tehnis berikut punyai peran perlu di dalam pemuliaan domba terlebih berasal dari sisi ekonomi.

Di luar Afrika Selatan, domba Dorper termasuk banyak diternakkan dan dikembangkan di Australia sejak tahun 1996. Alasan utama berasal dari jenis domba ini dikembangkan di Australia sebab punyai cii-ciri reproduksi dan produksi yang baik. Domba ini termasuk dianggap kuat dan sesuai untuk kondisi lingkungan penggembalaan di Australia sebab terbiasa menghadapi kondisi lingkungan negara asalnya yaitu di Afrika Selatan.

Di negara Kanguru ini, domba ini banyak dipelihara di tempat gurun, kawasan beriklim tropis benua ini dan juga tempat selatan Australia yang bercurah hujan tinggi. Domba ini lebih-lebih terbukti bisa berkembangbiak di tempat berhawa terlampau dingin dan lembab layaknya Tasmania. Domba ini terlampau enteng beradaptasi bersama kebolehan tinggi untuk berkembang, tumbuh, berproduksi dan berkembangbiak di lingkungan yang curah hujannya tidak tertata dan rendah. Serta punyai kebolehan untuk merumput dan menjelajah yang perlihatkan bahwa domba ini bakal mengonsumsi tanaman yang jarang dimakan oleh Merino.

Domba dorper merupakan ras domba jenis penghasil daging yang punyai pertumbuhan yang cepat. Domba ini pertama kali dikembangkan di Afrika Selatan terhadap tahun 1930-an. Ras domba Dorper adalah persilangan pada Domba Black Head Persian dan Domba Dorset. Domba Black Head Persian punyai kelebihan cii-ciri yang tahan banting, tidak pemilih pakan (pada kala digembalakan) dan juga punyai kebolehan mengasuh anak yang baik. Adapun Domba Dorset punyai kelebihan di dalam membuahkan karkas yang berkualitas dan pertumbuhan yang cepat. Domba Dorper jadi tidak benar satu ras Domba yang sudah dikembangkan di beraneka Negara sebab keunggulannya. Setidaknya tersedia 6 kelebihan Domba Dorper yang patut dipertimbangkan yaitu :

  1. Adaptif

Domba Dorper bisa hidup di dalam beraneka kondisi iklim itu sebabnya Domba Dorper berkembang bersama memadai baik di beraneka Negara. Beberapa negara yang mengembangkan domba ini adalah Australia, New Zealand, Inggris, China, Kanada, Jerman, Swiss, Amerika Serikat, Amerika Selatan, dan lebih dari satu negara lainnya. Negara-negara berikut punyai karakterisitik alam dan iklim yang terlampau tidak sama satu mirip lain namun Domba Dorper ternyata bisa berkembang bersama baik di beraneka Negara tersebut.

  1. Ekonomis

Domba Dorper bukan pemilih makan kala digembalakan sehingga dia cenderung palatable terhadap seluruh jenis hijauan. Keunggulan berikut mempermudah peternak di dalam penyediaan pakan bersama bertambahnya bobot badan yang bagus sehingga biaya yang dikeluarkan petani bakal jadi lebih ekonomis, efisien dan terjangkau.

  1. Mudah digembalakan

Domba Dorper bukan pemilih hijauan pakan ternak sehingga dia enteng digembalakan di beraneka macam jenis padang rumput.

  1. Produktifitas daging

Keunggulan Domba Dorset yang membuahkan karkas berkualitas dan pertumbuhan yang cepat termasuk keluar di Ras Domba Dorper ini. Kandungan lemak terhadap dagingnya pun termasuk rendah. Domba Dorper bisa punyai kelebihan berwujud bertambahnya bobot tubuh yang cepat, bisa meraih hingga 36 kg cuma di dalam kala 3-5 bulan. Maka tak heran jikalau breed Domba Dorper banyak dibudidayakan di seluruh dunia. Persentase karkasnya termasuk terbilang tinggi meraih lebih berasal dari 55%. Bahkan lebih dari satu bisa meraih Bobot 100 Kg.

  1. Subur

Fertilitas dan kesuburan Domba Dorper termasuk terlampau baik. Domba Dorper punyai kebolehan membuahkan anak kembar yang tinggi. Sifat keibuan Induk Domba Dorper termasuk terlampau bagus sehingga anak-anak yang dihasilkan bakal diasuh bersama baik dan berkembang bersama baik pula.